mengingat
setahun yang lalu tepat tanggal dan jam ini lah kau ku miliki. Berharap
bisa bersama mu untuk selamanya, seluruh cinta dan kasih ku ku berikan
pada mu. Seiring berjalan waktu, cukup singkat ku rasakan cinta mu kau
mulai menggoyangkan cinta inj dengan segala sikap* manja mu.
semula ini ku anggap akan baik* aja, tak pernah ada pikiran untuk berpisah dengan mu. Mungkin saat itu cinta ku hanya sekecil ujung lidi buat mu. Tak ada keseriusan disetiap gerak gerik mu. Kau bahkan dengan mudah menutupi itu semua.
waktu berlalu begitu cepat dan ku mulai gerah dengan semua ini, tapi ku masih berfikir positif " ah, mungkin ini hanya perasaan ku." namun lambat laun semua itu benar adanya, apa yang ku takutkan ternyata benar* terjadi.
semula tak pernah ku sesali keputusan mu ini, demi masa depan dan kebaikan mu biarlah ini terjadi pada ku. Setiap kata* mu selalu ku ingat. Tapi apa yang terjadi setelah itu, ternyata kau mulai mendiskriminasikan rasa sayang ku ini, kau hidup dengan penuh canda tawa atas semua ini, sementara aku harus mengulang semua kata* racun mu yang mengganggu dipikiran ku.
Ku akui emang aku pernah kembali ke mantan ku (icha) saat aku masih bersama mu. Tapi itu ku lakukan karna rasa ingin balas dendam ku padanya, karna terlalu banyak kebohongan yang dy berikan pada ku. Ga lebih. Apakah ini yang disebut blunder cinta yang harus ku alami ?
Jika TUhan mengizinkan aku jadi Malaikat, maka aku akan memohon pada Nya untuk menjadikan ku sebagai Malaikat Penyabut Nyawa. Agar aku bisa menyabut nyawa mu dan menghilangkan semua diskriminasi cinta mu.
aku emang gak berhak melarang mu untuk memilih siapa saja. Dan aku juga gak berhak memaksa mu untuk mencintai ku. Tapi, ketahuilah, 1 kata MAAF pun gak akan pernah terucap untuk mu sampai rasa ini benar* ku bunuh.
Tuhan,hari ini aku berdoa kepada Mu diBulan yang penuh kesucian ini : " Tolong bunuh perasaan ini untuk nya karna sekarang yang terbaik mungkin tlah ku dapatkan (Y_NI). Dan izinkanlah Malaikat Mu untuk menyabut nyawanya dan bawalah aku pulang.
MEGA
semula ini ku anggap akan baik* aja, tak pernah ada pikiran untuk berpisah dengan mu. Mungkin saat itu cinta ku hanya sekecil ujung lidi buat mu. Tak ada keseriusan disetiap gerak gerik mu. Kau bahkan dengan mudah menutupi itu semua.
waktu berlalu begitu cepat dan ku mulai gerah dengan semua ini, tapi ku masih berfikir positif " ah, mungkin ini hanya perasaan ku." namun lambat laun semua itu benar adanya, apa yang ku takutkan ternyata benar* terjadi.
semula tak pernah ku sesali keputusan mu ini, demi masa depan dan kebaikan mu biarlah ini terjadi pada ku. Setiap kata* mu selalu ku ingat. Tapi apa yang terjadi setelah itu, ternyata kau mulai mendiskriminasikan rasa sayang ku ini, kau hidup dengan penuh canda tawa atas semua ini, sementara aku harus mengulang semua kata* racun mu yang mengganggu dipikiran ku.
Ku akui emang aku pernah kembali ke mantan ku (icha) saat aku masih bersama mu. Tapi itu ku lakukan karna rasa ingin balas dendam ku padanya, karna terlalu banyak kebohongan yang dy berikan pada ku. Ga lebih. Apakah ini yang disebut blunder cinta yang harus ku alami ?
Jika TUhan mengizinkan aku jadi Malaikat, maka aku akan memohon pada Nya untuk menjadikan ku sebagai Malaikat Penyabut Nyawa. Agar aku bisa menyabut nyawa mu dan menghilangkan semua diskriminasi cinta mu.
aku emang gak berhak melarang mu untuk memilih siapa saja. Dan aku juga gak berhak memaksa mu untuk mencintai ku. Tapi, ketahuilah, 1 kata MAAF pun gak akan pernah terucap untuk mu sampai rasa ini benar* ku bunuh.
Tuhan,hari ini aku berdoa kepada Mu diBulan yang penuh kesucian ini : " Tolong bunuh perasaan ini untuk nya karna sekarang yang terbaik mungkin tlah ku dapatkan (Y_NI). Dan izinkanlah Malaikat Mu untuk menyabut nyawanya dan bawalah aku pulang.
MEGA

0 komentar:
Post a Comment
no rasis no anarki !!!